Rasa yang tak tuntas di Solo

cerita seorang panitia workshop kehumasan

Kamu tau gak kalo aku aktif di Pengurus Forum Humas BUMN? Kalau kamu belum tau, selama 3 tahun terakhir ini aku menjadi pengurus, tapi celakanya sekarang aku mulai jadi penggemuk nih bukan pengurus lagi hahaha *garing ya.  Selama jadi pengurus, mulai dari ngurusin media sosial, bidang sinergi sampai ke bidang kompetensi telah aku jalani selama kurang lebih 3 tahun ini.

Nah kali ini sebagai bidang kompetensi, aku dan teman-teman mengadakan Workshop kehumasan yang kita panggilnya PR Tanpa Batas. #PRTanpaBatasSoloMadiun 29-30 November2018. 

Ini Poster acara nya kalau kamu cari foto ku ya gak ada lah wkwkkwkw

Aku mulai dari H-1 ya, karena panitia kita harus berangkat lebih awal jadi kita berangkat tanggal 28 November 2018, Rombongan enam orang panitia naik pesawat Citilink rute HLP – SOC, sebetulnya hampir lima orang karena satu orang hampir ketinggalan pesawat dan menjadi penumpang terakhir yang ditungguin semua orang dalam pesawat, most wanted person at the time lah. Sebut saja namanya Mawar hehehe.

Coba kamu tebak yang mana si Mawar?

Begitu landing di Bandara Adi Soemarmo Boyolali first thing first adalah cari sarapan, pilihan tertuju pada Soto Fatimah di Jl. Bhayangkara, Tipes, Serengan, Kota Surakarta 

tiba deh di Oslo, eh Solo 
Gimana, enak khaaaan. Bukan iklan jam yah
iki tempat nya

Habis makan soto, kita harus pastikan semua lokasi yang menjadi venue acara sudah siap, kita membagi tim ada yang cek venue dan ngurusin hotel serta pendaftaran dsb. Tempat pertama yang kita kunjungi adalah Lokananta, Rumah Musik Indonesia yang di kelola oleh Perum PNRI 

FH BUMN bareng Tim Perum PNRI
Di Lokananta banyak harta karun bagi yang paham
Banyak Spot foto menarik, maafkan kenarsisan adek yah kak
kita foto bareng di depan recorder yang hanya ada tiga di dunia ini. very rare item pokoknya
ada kaset, piringan hitam dsb 
foto ala2 mau gantiin Dipa Barus hahah

Lanjut ke tempat acara berikutnya kita ke DeTjoloMadoe, Pabrik Gula yang kini menjadi Destinasi Wisata. Venue ini terletak di Jalan Adi Sucipto, hanya sekitar 10 menit dari Bandara Adi Soemarmo, akan menemukan Pabrik Gula Colomadu yang telah direvitalisasi menjadi tempat wisata dan kawasan komersial yang di kelola oleh PT Sinergi Colomadu anak usaha beberapa BUMN.

Tampak bangunan dari depan
kerap di temukan dua sejoli yang serasa dunia milik berdua. aku cuma ngontrak 
akhirnya dua sejoli nya merasa terganggu dan yess bisa foto disini hahahah

salah sudut bagian dalam DeTjoloMadoe
personil FH BUMN band 😀 nunggu kereta yang tak kunjung datang
BUMN Hadir ,…. Untuk Negeri (Logat Pak Sujadi)
Alhamdulillah kalau ada yang bilang fotogenik atau jauhgenik juga gpp hahaha

lalu usai cek venue DeTjoloMadoe tidak terasa siang hari sudah tiba, perut ini sudah mulai bergejolak. Sebelum berpisah untuk survey ke Madiun dan sebagian tim tetap di Solo kita makan siang eh makan nasi dulu di Resto Banaran 9 dengan Menu Sop Buntut yang endes surendes tapi lupa foto karena udah laper beraat. Resto Banaran 9 terletak di samping DeTjolomadoe jadi kalo laper ga usah khawatir dan di dalam Tjolomadoe juga ada kafe. Karena Resto ini akan di gunakan makan malam oleh peserta nantinya makanya kita survey lokasi dan makanannya juga. Resto Banaran 9 dikelola oleh BUMN yaitu PTPN IX. 

Perjalanan menuju Madiun dari Solo biasanya 3 jam kurang lebih dan sejak ada tol baru Ngawi – Solo jadi 2 jam rasanya, lupa ngitung hahaha. 

kalo liat jalan dan jembatan gini jadi ingat Golden Gate kampung halaman ku 

Begitu sampai di Madiun, lebih tepatnya di kantor INKA, kita disambut tim Corsec dan keliling titik-titik yang akan kita kunjungi 

foto di depan backdrop yang akan di kunjungi man teman

Usai survey perut terasa agak kosong, untuk itu kita di ajak makan Pecel khas Madiun. Awalnya sih aku gak yakin suka karena ga suka sayuran tapi setelah coba ini aduh enak banget. Hatiku tertambat pada makanan ini ea eaa 

kalo ke Madiun harus coba Nasi Pecel, percaya deh
aduh jadi mau balik Madiun

Usai makan malam rombongan kembali ke Solo, kalau waktunya pas kita mau coba tol yang baru. 

kalau di tanya, kamu sudah pernah lewat tol baru ke Solo? dengan bangga aku sampaikan secara komersil kami yang pertama melewati tol ini sejak siang tadi diresmikan Pak Presiden.  Pertamax Gan (kaskuser pasti tau heheheh) 
hanya kendaraan kita seorang, masih banyak kelelawar dan ada yang kepeleset menabrak kaca mobil kami. 

Segitu saja yang bisa saya share cerita nya selanjunya malam itu kami balik ke hotel dan istirahat. Besok pagi harus ke bandara menjemput rombongan dan membawa mereka ke Lokananta di lanjutkan ke Madiun dan Makan malam di Resto Banaran 9 tadi.  Lalu apa yang belum tuntas? Pada hari ke 2 acara di tanggal 30 November 2018 seharusnya saya bertugas sebagai moderator akan tetapi saya harus kembali ke Jakarta karena ada tugas kantor.  Jadi rasanya ada yang belum tuntas menyelesaikan misi ini. 

Berikut beberapa foto kegiatan yang kita lalui bersama 

menjemput rombongan di Bandara Adi Soemarmo
foto-foto cantik di Lokananta 
habis rekaman di Lokananta 
saat acara di kantor INKA,Madiun 
menanam pohon tabebuyan di Gor Wilis Madiun, 2 tahun lagi pasti sudah berbunga seperti di Surabaya. I’ll be back later 
di lokasi PT INKA
Manis Manja Group 
usai acara di PT INKA 
They make my day, always
hehehe caption nya isi sendiri 
makasih sudah mau baca sampai habis hihihihi

Minum Jus Ketimun dengan Selasih, Hatur Nuhun dan Terima Kasih 

 
Advertisements