Menelusuri Jejak Peradaban Islam Pertama di Nusantara serta Potensi Wisata di Kota Barus.

Sebuah daerah di Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara tak hanya menjadi pusat perdagangan nusantara di masa lalu. Konon Barus pun menjadi pintu pertama masuknya Islam di nusantara.

Wilayah Barus ini mempunyai potensi untuk wisata sejarah dan wisata religi yang menurut penulis rangkaian wisata nya atau katakan one day tour dapat ditutup dengan menikmati keindahan alam terutama Bukit dan Pantai yang mempun\nyai pasir putih di pesisir barat pulau Sumatera.

Untuk akses ke Barus sekarang sudah cepat dan mudah. Karena setiap hari sudah ada penerbangan langsung dari Jakarta dan Medan. Dari Jakarta ke Bandara Dr FL Tobing tak sampai 2 jam dan dari Medan bahkan hanya 45 menit.

Kondisi jalan keluar dari Bandara Pinangsori pun cukup baik. Ke Kota Sibolga hanya 1 jam berkendara. Sementara Sibolga-Barus yang berjarak 60 Km, dapat ditempuh sekitar 1,5 – 2 jam berkendara.

Pintu masuk via laut juga terbuka, pada 17 Maret 2019 Pelabuhan Sibolga diresmikan Presiden Jokowi. Pelabuhan Sibolga saat ini sudah jauh lebih bagus dibandingkan dengan sebelumnya, fasilitas sudah memadai untuk bersandar kapal berukuran besar.

Mari kita lihat satu persatu objek wisata yang dapat dikunjungi.

Tugu Titik Nol Islam Nusantara

Tugu ini terletak di lokasi pantai Batu Gerigis, Barus Kabupaten Tapanuli Tengah yang diresmikan Presiden Jokowi 24 Maret 2017. Monumen yang memiliki tiga tiang penyangga bola dunia ini memiliki filosofi adat batak yang menjadi kearifan lokal masyarakat adalah Adat Dalihan Na Tolu.

Dalihan Na Tolu yang berarti tungku yang berkaki tiga merupakan filosofi kedua dalam kehidupan masyarakat Batak esensinya terbagi tiga, yaitu Somba marhula-hula (Tulang), Elek marboru (Boru), dan Manat mardongan tubu (Semarga) yang tentunya memiliki hak dan kewajiban terstruktur dan bersifat tetap.

Somba Marhula-hula merupakan istilah pertama yang bermakna bahwa kita harus menghormati hula-hula kita yang merupakan saudara laki-laki dari pihak istri.

Istilah kedua adalah Elek Marboru yang bermakna kelemah-lembutan dalam bersikap terhadap boru perempuan yang merupakan saudara perempuan kita.

Dan istilah ketiga adalah Manat Mardongan Tubu yang berarti bahwa kita harus akur terhadap saudara yang semarga.

Tidak jauh dari Tugu Titik Nol sekitar 15 menit berkendara, ada Komplek Makam Mahligai yang terletak di atas bukit di desa Aek Dakka, Kecamatan Barus.

Komplek makam ini diperkirakan berasal dari abad ke 7 Masehi. Salah satu makam di komplek ini adalah Tuan Syekh Rukunuddin, wafat malam 13 syafar, tahun 48 Hijriah (48 H) abad ke 7 M, dalam usia 102 tahun, 2 bulan, 10 hari. sekarang abad 21 M berarti makam nya sdh sekitar 14 abad atau berusia sekitar 1400 tahun.

Berikutnya ada Makam Papan Tinggi

Makam Papan Tinggi adalah komplek pemakaman tua Sejarah Islam yang terletak di atas bukit tepatnya di daerah Desa Pananggahan, Kecamatan Barus Utara, Kabupaten Tapanuli Tengah, Provinsi Sumatera Utara. Adapun makam yang terdapat di Makam Papan Tinggi ini berjumlah 5 makam, satu diantaranya makam yang panjangnya sekitar 7 meter, dan ukuran tinggi batu nissannya yakni sekitar 1,5 meter, sementara 4 makan lainnya bersampingan dengan makam utama, yakni panjangnya sekitar 1,5 meter, nisannya terbuat dari batu yang ditegakkan tanpa ada tanda sama sekali.

Untuk bisa mencapai area makam harus berjalan sekitar 100 meter dari jalan raya menuju kaki bukit, sesampainya di kaki bukit, kita harus menaiki anak tangga untuk bisa sampai ke atas bukit, ada ratusan anak tangga yang harus dilalui untuk sampai ke puncak bukit, setidaknya ada sekitar 710 anak tangga.

Makam Papan Tinggi adalah makam Syech Mahmud, tangga di Makam Syech Mahmud ini di bangun pada masa Soekarno yang di resmikan oleh Adam Malik pada 1980-an. Biasanya disebut juga dengan makam Tuan di Atas karena berada di atas bukit.

Menurut Juru kunci, sebenarnya makam Syeh Mahmud ini berada di daratan, namun karena pengaruh iklim maka laut semakin surut dan akhirnya makam ini terletak di atas bukit.

Ketiga kunjungan wisata sejarah dan religi di atas dapat ditutup dengan mengunjungi Obyek wisata Pantai sebelum kembali ke Kota Sibolga jika memang menginap di kota tsb.

Ada beberapa pantai di sepanjang pesisir pantai barat Sumatera ini yang dapat menjadi pilihan antara lain Pantai Binasi, Pantai Kahona, Pantai Bilalang, Pantai Sosor Godang, Pantai Kade Tigo, Pantai Batu Gerigis dsb.

Pantai – pantai ini masih alami dan terjaga keasriannya karena lokasinya yang memang berada cukup jauh dari pusat Kota Sibolga.

Pengunjung yang datang ke pantai – pantai ini rata-rata tidak dipungut biaya, cukup hanya membeli beberapa makanan dan minuman yang ditawarkan oleh penjual. Beberapa fasilitas seperti pondok-pondok tempat peristirahatan, rumah makan, dan lapak-lapak kecil tempat berjualan beragam makanan dan minuman sudah disiapkan warga setempat untuk menambah kenyamanan pengunjung.

Dengan potensi alam yang luar biasa, sangat disayangkan belum dikelola maksimal. Infrastruktur di daerah ini belum memadai, seperti beberapa jalan menuju lokasi masih dalam kondisi belum baik.

Pantai di Barus ini cocok bagi Anda yang mencari ketenangan dengan panorama alam yang menakjubkan. Karena air yang jernih, pasir yang halus dan ombak yang cukup tenang sehingga sangat cocok bagi Anda yang ingin berenang, bahkan bisa mencoba memancing ikan dengan menggunakan perahu nelayan.

Bagaimana, Tertarik untuk wisata ke Barus?

Tulisan ini dikutip dari berbagai sumber serta kunjungan langsung ke lokasi pada akhir April 2019. Jika ada yang berminat utk tour dapat menghubungi kontak blog ini ya πŸ˜‚πŸ₯³πŸ™ˆ

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.