Pulau Komodo yang namanya termahsyur di dunia ternyata bukan satu-satunya yang menarik di Nusa Tenggara Timur. Masih banyak beberapa wilayah lain di sekitarnya yang dapat dijadikan destinasi wisata dengan keeksotisannya yang khas.

1013720_10152103960821760_358322395_n

foto bersama komodo

Labuan Bajo merupakan pintu masuk utama bagi siapa saja yang ingin berkunjung ke Pulau Komodo. Tempat ini merupakan sebuah kota mungil di ujung barat Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, yang juga merupakan ibukota Kabupaten Manggarai Barat. Labuan Bajo menjadi pintu masuk utama Pulau Komodo karena Bandara Komodo Labuan Bajo serta Pelabuhan Labuan Bajo tempat berbagai kapal penyeberangan berada di kota ini.

10202_10152101326891760_749270557_n

wisatawan berfoto di depan Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo

Dengan ukuran kota yang amat kecil, memang tak banyak yang dapat dijelajahi di Labuan Bajo. Namun, bukan berarti kota ini tak menyimpan hal menarik. Deretan cafe sebagai tempat berkumpulnya para wisatawan mancanegara dan pusat seafood Kampung Ujung seakan memanggil orang yang melintas untuk mampir menikmati kuliner yang ditawarkan.

Belum lagi pilihan bermalamnya yang beragam, mulai dari guest house hingga hotel-hotel bertaraf bintang empat tersedia di Labuan Bajo. Seluruhnya tampil dengan keistimewaannya masing-masing.

Disekitaran Labuan Bajo terdapat Bukit Cinta, tak jauh dari Bandara Komodo Labuan Bajo, sehingga ketika berada disana, pesawat kerap melintas di atas kepala. Pemandangannya menghamparkan keindahan dan kecantikan bukit-bukit asri nan hijau serta hamparan lautan biru. Bukit Cinta ini terkenal di kalangan para anak muda Labuan Bajo.

1520709_10152101584826760_1254021091_n

view dari bukit cinta , labuan bajo

Berjarak empat kilometer dari Kota Labuan Bajo, terdapat Goa Cermin. Menuju kesana, dapat menggunakan sepeda motor sewaan. Disebut Goa Batu Cermin, karena memiliki lubang pada langit-langitnya yang dapat dimasuki cahaya matahari. Cahaya matahari yang masuk ini kemudian memantul pada dinding batu sehingga merefleksikan cahaya bagai sebuah cermin. Untuk memasuki Goa Batu Cermin, perlengkapan keamanan seperti helm dan senter telah disediakan oleh para guide obyek wisata tersebut.

1782046_10152134376141760_777188036_n (1)

 

Pintu masuk Goa Batu Cermin , Labuan Bajo

Dan, bertandang ke Labuan Bajo tak lengkap rasanya jika tak menyambangi Pulau Komodo.  Pulau ini gaungnya kencang di seluruh dunia sebagai habitat alami komodo, reptil purba yang tak dapat ditemui di tempat lain.

Pulau Komodo dapat ditempuh dengan speedboat dari Labuan Bajo selama satu jam dan sekitar empat jam jika menggunakan kapal biasa. Di dalam pulau luas yang terdiri dari wilayah savana dan hutan ini, pengunjung dapat melakukan trekking dengan pilihan short, medium, long, serta adventure trek.

Karena komodo yang berkeliaran bebas ini tergolong binatang karnivora yang buas, pengunjung tak diperbolehkan untuk melakukan trekking tanpa didampingi petugas atau ranger. Idealnya, satu ranger mendampingi satu grup pengunjung yang terdiri dari dua hingga tiga orang.

Komodo amat peka terhadap bebauan tajam seperti aroma darah, bahkan hingga radius dua kilometer. Hal ini patut diperhatikan para pengunjung yang sedang menstruasi atau yang memiliki luka pada kulitnya agar memberitahukannya terlebih dahulu pada petugas sebelum memasuki habitat komodo tersebut. Pengunjung dengan kondisi demikian tetap diperbolehkan trekking, namun dengan pengamanan ekstra dari ranger yang menemani.

Di Pulau Komodo terdapat sebuah pantai yang amat unik. Pantai Merah namanya, atau sering disebut Pink Beach oleh para wisatawan mancanegara. Sesuai namanya, pantai ini memiliki pasir yang berwarna merah muda. Warna unik pasir pantai tersebut tercipta dari pecahan koral berwarna merah tua yang banyak terdapat di dalam lautannya.

942491_10152105034316760_324560483_n

pantai merah atau pink beach

Snorkeling merupakan kegiatan yang tak boleh dilewatkan jika berkunjung ke Pink Beach. Pemandangan dunia bawah lautnya masih amat alami, dengan terumbu karang aneka warna serta ikan-ikan cantik yang hilir-mudik.

Jika telah puas trekking di Pulau Komodo dan snorkeling di Pink Beach, habiskan waktu senja dengan menyaksikan puluhan ribu kelelawar yang terbang beriringan untuk mencari makan. Aktivitas kelelawar ini dapat ditemui di Pulau Kalong.

Pulau Kalong merupakan pulau kecil yang dihuni oleh kelelawar yang jumlahnya amat banyak. Setiap hari pada saat senja kelelawar-kelelawar ini terbang meninggalkan sarangnya di dalam pulau untuk mencari makan dan akan kembali pulang saat subuh menjelang. Atraksi alam ini seakan menutup sempurnanya berwisata ke Pulau Komodo.

Advertisements

About terbang ke bulan

a travel site dedicated for traveler & for GOD to create this beautiful earth

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s